
Uniqlo U resmi mengumumkan koleksi Fall/Winter 2026 mereka yang akan launching di Singapura mulai 11 September 2026.
Momen ini terasa lebih spesial dari biasanya karena bertepatan dengan ulang tahun ke-10 lini Uniqlo U, sekaligus menjadi koleksi penutup dari duo desainer Christophe Lemaire dan Sarah-Linh Tran yang telah mengarahkan lini ini sejak awal kemunculannya pada 2016.
Koleksi kali ini diberi judul "Confidence in Form" dan menjadi babak akhir dari satu dekade kerja sama Lemaire dan Tran bersama tim Paris R&D Center milik Uniqlo.
Meski era kepemimpinan mereka berakhir di sini, Uniqlo U sebagai lini tidak akan berhenti. Pendekatan tailoring yang cermat dan desain timeless yang mereka bangun akan tetap dilanjutkan pada babak berikutnya dari Uniqlo U.

Christophe Lemaire bergabung dengan Uniqlo pada 2015 sebagai direktur artistik untuk Paris R&D Center yang baru dibentuk saat itu.
Sebelumnya, dia sempat menjabat posisi serupa di Lacoste dan Hermès sebelum akhirnya mengundurkan diri dari Hermès womenswear pada 2014 untuk fokus mengembangkan label miliknya sendiri, Lemaire.
Bersama Sarah-Linh Tran yang juga menjabat co-direktur artistik di label Lemaire sejak 2010, keduanya kemudian merancang koleksi pertama Uniqlo U yang meluncur untuk musim Fall/Winter 2016.
Selama satu dekade terakhir, Uniqlo U dikenal lewat konsep "Future LifeWear", yaitu pakaian sehari-hari yang diangkat lewat desain yang matang, material inovatif, dan siluet kontemporer.
Alih-alih memperlakukan setiap musim sebagai koleksi yang berdiri sendiri, tim Lemaire dan Tran terus mengevaluasi ulang kategori pakaian dasar dari waktu ke waktu, menyesuaikannya dengan gaya hidup yang terus berubah tanpa kehilangan kesan simpel dan tahan lama.
Kabar mundurnya Lemaire dan Tran sebenarnya sudah beredar sejak pertengahan tahun ini. Sempat ada wacana internal untuk melanjutkan lini Uniqlo U tanpa duo desainer aslinya, namun rencana itu langsung dibatalkan oleh pimpinan tertinggi Fast Retailing.
Keputusan ini menunjukkan bahwa Uniqlo U dianggap sangat lekat dengan identitas Lemaire dan Tran, bukan sekadar konsep yang bisa dipindahtangankan begitu saja ke desainer lain.


Sesuai temanya, "Confidence in Form" membawa pendekatan yang membentuk arketipe dasar pakaian menjadi satu sistem bentuk, material, dan warna yang saling terhubung, ditandai dengan presisi dan elegansi.
Tema ini berbeda dari koleksi Fall/Winter tahun lalu yang mengusung "Poetic Utility". Kali ini, pendekatannya akan lebih terstruktur dan presisi di setiap desain koleksinya.
Untuk lini pria, fokus koleksi ada pada fungsionalitas dan personal expression. Utility Jacket hadir dengan potongan oversized yang terinspirasi dari military field jacket, dilengkapi drawstring di pinggang dan saku flap di depan untuk kesan yang lebih clean dan streamlined.
Ada juga Brushed Cotton Shirt Long Sleeve dari bahan katun brushed yang lembut dengan dua saku dada bergaya militer, fleksibel dipakai sebagai outer maupun inner layer sesuai kebutuhan.
Sementara untuk lini wanita, koleksinya menggabungkan antara material lembut dan siluet yang lebih terstruktur.


Double Face Knit Dress Sleeveless punya siluet lurus dan panjang dengan konstruksi tubular knit, memadukan bahan luar merino wool-blend dan lapisan dalam cotton-blend jersey, cocok dilayer dengan kemeja atau turtleneck di baliknya.
Ada juga Fleece Short Jacket tanpa kerah dengan siluet boxy, terbuat dari fleece yang ringan dan hangat, lengkap dengan binding di cuff dan hem untuk menahan udara dingin.
Satu elemen yang cukup mencuri perhatian di koleksi ini adalah warna merah cerah yang dipakai sebagai warna aksen di beberapa look terpilih. Warna merah tersebut memberi kontras yang jelas di tengah palet Fall/Winter yang cenderung kalem dan bersahaja.
Untuk kategori outerwear secara umum, koleksi ini menghadirkan mantel dengan potongan box-cut khas Lemaire dan Tran yang selama ini identik dengan Uniqlo U, dirancang agar tetap memberi ruang gerak meski bentuknya terlihat terstruktur.
Puffer jacket juga jadi bagian penting musim ini, termasuk versi berkerah yang tampil lebih rapi dan formal dibanding puffer jacket pada umumnya.
Koleksi Uniqlo U Fall/Winter 2026 akan mulai dijual di Singapura hari Jumat, 11 September 2026. Total ada 14 item untuk lini wanita, 15 item untuk lini pria, dan dua item aksesoris, dengan sebagian besar potongan dirancang genderless alias bisa dipakai lintas gender.
Koleksi lengkap akan tersedia di beberapa toko Uniqlo di Singapura, yaitu Orchard Central Global Flagship Store, ION Orchard, VivoCity, Jewel Changi Airport, Tampines Mall, dan Jem, serta lewat online store Uniqlo Singapura. Sementara toko Uniqlo lain di Singapura akan membawa lineup terbatas dari koleksi ini.
Sampai artikel ini ditulis, Uniqlo belum merilis daftar harga resmi untuk pasar Singapura, jadi ada baiknya kamu pantau terus laman resmi Uniqlo Singapura menjelang tanggal peluncuran kalau mau tahu detail harga tiap itemnya.
Buat kamu yang sudah lama mengikuti Uniqlo U, koleksi Fall/Winter 2026 ini jadi momen yang pas untuk berburu item-item andalan dari era Lemaire dan Tran sebelum lini ini masuk ke babak baru dengan arah desain yang mungkin berbeda.
Kalau kamu baru mau mulai bangun lemari pakaian dasar yang berkualitas dan tahan lama, sekaranglah waktunya untuk kenal lebih dekat dengan filosofi LifeWear yang dibawa Uniqlo U selama satu dekade terakhir.
Tandai kalender kamu di 11 September 2026 dan siapkan waktu untuk mampir ke salah satu toko flagship Uniqlo di Singapura!


