
Marina South baru saja jadi lokasi groundbreaking untuk proyek yang disebut-sebut bakal jadi wellness attraction terbesar di Asia. Namanya Therme Singapore, kompleks spa sekaligus waterpark seluas 67.000 meter persegi (setara dengan sekitar 9 lapangan bola).
Proyek senilai SGD 1 miliar ini dikerjakan oleh Therme Group, perusahaan asal Eropa yang namanya sudah tidak asing lewat Therme Bucharest dan Therme Erding, dua spa terbesar di benua tersebut.
Setelah memenangkan tender dari Singapore Tourism Board, mereka kini menggandeng DP Architects untuk merancang bangunan tujuh lantai yang berdiri di lahan seluas 4 hektare, persis bersebelahan dengan Marina Barrage dan Gardens by the Bay.
Kalau kamu masih membayangkan Therme Singapore sebagai spa biasa, coba pikirkan lagi. Tempatnya dibagi jadi tiga zona, dan masing-masing punya karakter sendiri.
Ada zona Play yang memang dirancang untuk keluarga, lengkap dengan kolam anak, area bermain air, dan 18 perosotan air yang panjangnya kalau ditotal mencapai 1,8 kilometer.
Buat kamu yang ingin lebih santai, zona Relax menawarkan kolam thermal, mineral bath, hydromassage bed, sampai terapi infrared. Sementara zona Restore jadi tempat paling pas untuk benar-benar melepas penat, dengan sauna, steam room, dan lebih dari 70 ruang perawatan.
Suhu di seluruh area juga dijaga tetap hangat di kisaran 30°C, jadi kamu bisa merasakan sensasi onsen ala Eropa tanpa harus terbang jauh-jauh dulu.

Selain wahana air, sisi alam juga jadi fokus utama Therme Singapore. Nantinya bakal ada lebih dari 20 kolam dan water feature, baik indoor maupun outdoor, dikelilingi lebih dari 200.000 tanaman dari 200-an spesies, termasuk anggrek dan tanaman khas Asia Tenggara.
Kompleks ini juga menyediakan lebih dari 8.000 meter persegi ruang makan dan area bersantai yang langsung menghadap laut. Belum lagi taman pesisir publik seluas 4 hektare yang bakal menghubungkan kawasan ini dengan Marina Barrage untuk menambah ruang hijau baru di sisi selatan Singapura.
Untuk urusan teknologi, kamu nantinya cukup mengandalkan gelang RFID tahan air untuk akses loker sekaligus pembayaran cashless. Ada juga sistem loker robotik dan penyaringan air berbasis ozon, sejalan dengan komitmen keberlanjutan yang memang jadi salah satu pilar utama Therme Group.
Walaupun konsepnya banyak terinspirasi dari budaya spa Eropa, Therme Singapore tetap berusaha menghadirkan sentuhan lokal. Nantinya akan ada perawatan eksklusif yang mengangkat tradisi TCM (Traditional Chinese Medicine), jadi kamu bisa merasakan perpaduan wellness ala Barat dan Timur dalam satu tempat.

Konstruksinya sudah mulai berjalan sejak kuartal ketiga 2026, dan Therme Singapore ditargetkan buka untuk umum pada 2030. Begitu beroperasi penuh, tempat ini diperkirakan bakal menarik sekitar dua juta pengunjung per tahun, dengan separuhnya diprediksi datang langsung dari luar negeri.
Harga tiket memang belum diumumkan, tapi Therme Group sudah memastikan akan menjaga harga tetap terjangkau supaya bisa dinikmati semua kalangan.
Kawasan Marina South sendiri memang sedang naik daun akhir-akhir ini. Wetlands by the Bay yang lokasinya tak jauh dari sini bahkan sudah dijadwalkan buka lebih dulu pada 2028, jadi kamu tidak perlu menunggu sampai 2030 untuk menikmati atraksi baru di area ini.
Sambil menunggu Therme Singapore rampung, catat tanggalnya dan siapkan waktu liburanmu untuk mencoba pengalaman wellness raksasa ini begitu pintunya resmi dibuka.


