Syfa & Ganjar

Lights by the Lake 2026 Kembali Hadir di Jurong Lake Gardens, Ada Kisah Cinta Legenda Ular Putih

Written by Syfa
 on 22/8/2026

Perayaan Mid-Autumn Festival paling ditunggu di Singapura, Lights by the Lake, kembali digelar di Jurong Lake Gardens mulai 19 September 2026.

Tahun ini National Parks Board (NParks) mengangkat tema yang berbeda dari biasanya, yaitu Legend of the White Snake atau Legenda Ular Putih, salah satu kisah rakyat Tiongkok paling terkenal sepanjang masa.

Kalau kamu sudah pernah datang ke edisi sebelumnya, jangan bayangkan tema yang sama. Tahun ini instalasi lentera raksasa di sepanjang Lakeside Field akan membawamu menyusuri perjalanan cinta Bai Suzhen, roh ular putih yang menjelma jadi manusia, dan Xu Xian, seorang sarjana sederhana yang hatinya luluh gara-gara berbagi payung di tengah hujan.

Cerita yang Terbagi dalam Lima Babak

Instalasi lentera di Lakeside Field, Lakeside Garden, disusun dalam lima babak yang bisa kamu telusuri satu per satu. Dimulai dari Bai Suzhen yang akhirnya memperoleh wujud manusia setelah seribu tahun bertapa, lalu pertemuannya dengan Xu Xian di Broken Bridge saat hujan turun.

Kisah berlanjut ke masa bahagia keduanya membangun rumah tangga dan toko obat di Hangzhou, sebelum semuanya berubah saat Festival Perahu Naga tiba. Xu Xian yang dihasut oleh biksu Fa Hai memberikan anggur realgar kepada Bai Suzhen, yang membuat wujud aslinya sebagai ular terungkap.

Babak terakhir menghadirkan pertarungan sengit di Kuil Jinshan, tempat Bai Suzhen berusaha mempertahankan cintanya meski akhirnya harus terpisah dari Xu Xian.

Perjalanan cerita ini berpuncak di Cloud Pagoda, tempat keempat karakter yaitu Bai Suzhen, Xu Xian, Xiao Qing, dan Fa Hai dipertemukan kembali dalam sebuah light show yang menutup kisah dengan penuh harapan, jauh dari akhir yang kelam seperti legenda aslinya.

Chang'e, Kelinci Giok, sampai Putri Kaguya

Selain kisah Ular Putih, kamu juga bisa menikmati instalasi lentera bertema Mid-Autumn Festival yang lebih klasik di area lain Jurong Lake Gardens.

Di Cleansing Biotope Ponds, Chinese Garden, ada display Chang'e yang duduk tenang di istananya sambil menatap dunia, dikelilingi bunga teratai yang melambangkan kesucian dan harapan. Tak jauh dari situ, ada juga Kelinci Giok dan teman-temannya yang membawa suasana ceria khas musim gugur.

Kalau kamu lebih suka suasana yang tenang dan puitis, mampirlah ke Floral Garden di Japanese Garden. Di sana ada instalasi yang terinspirasi dari cerita rakyat Jepang, Putri Kaguya, lengkap dengan kelinci dan awan yang melayang dalam cahaya bulan purnama.

Sementara di Resthouse Pond, kamu bisa menyaksikan ikan koi warna-warni yang berenang di antara lentera terapung, simbol kemakmuran dan keberuntungan dalam budaya Tiongkok maupun Jepang.

Rockestra Kembali Meriahkan Malam Pembukaan

Kalau kamu penggemar musik, catat tanggal 19 September 2026 di kalender. Malam pembukaan Lights by the Lake akan dimeriahkan oleh NParks Concert Series in the Park, Rockestra, yang digelar di Ficus Lawn, Chinese Garden, mulai pukul 6.30 malam sampai larut.

Konser ini akan menyuguhkan lagu-lagu Mandopop dan hits berbahasa Inggris lintas dekade, cocok buat kamu yang mau bernyanyi bareng di bawah bintang atau sekadar bersantai bersama keluarga dan teman.

Nama-nama artis yang tampil belum diumumkan secara resmi, jadi pantau terus akun media sosial NParks untuk info terbaru. Ada juga bonus buat yang datang, karena Kakee Konvoy akan membagikan picnic basket gratis selama persediaan masih ada.

Tanggal dan Jam Buka

Lights by the Lake 2026 berlangsung mulai 19 hingga 27 September 2026, dengan jam operasional pukul 6.30 malam sampai 10.30 malam setiap hari.

Khusus untuk instalasi lentera, kamu masih bisa menikmatinya sampai 4 Oktober 2026, jadi ada waktu ekstra buat kamu yang baru sempat datang di akhir pekan.

Seluruh area utama meliputi Lakeside Field di Lakeside Garden, Cloud Pagoda serta Cleansing Biotope Ponds di Chinese Garden, dan Floral Garden serta Resthouse Pond di Japanese Garden.

Selain lentera dan light show, ada juga food street, pertunjukan budaya, lantern riddles, dan berbagai program keluarga yang tersebar di beberapa titik seperti Wave Plaza.

Cara Menuju Jurong Lake Gardens

Buat kamu yang naik transportasi umum, ada tiga stasiun MRT yang bisa jadi pilihan tergantung area mana yang mau kamu tuju lebih dulu. Lakeside MRT (EW26) paling dekat kalau kamu mau langsung masuk lewat Lakeside Plaza, hanya 3 menit jalan kaki. Kalau tujuanmu ke Chinese Garden, turun di Chinese Garden MRT (EW25) saja, sekitar 5 menit ke pintu masuk Chinese Garden Bridge.

Sementara Jurong East MRT (NS1/EW24) jadi opsi kalau kamu mau mulai dari Japanese Garden Bridge, meski jaraknya paling jauh, sekitar 20 menit jalan kaki.

Ada juga beberapa halte bus di sepanjang Yuan Ching Road, Boon Lay Way, dan Jurong Town Hall Road yang bisa kamu manfaatkan, tinggal sesuaikan dengan pintu masuk yang paling dekat dari rutemu.

Sebagai catatan, seluruh aktivitas di Lights by the Lake tetap berlangsung meski hujan turun, kecuali ada pengumuman lain yang disebutkan.

Jadi kamu tetap bisa datang dengan tenang meski cuaca Singapura sedang tidak menentu. Yuk, ajak keluarga atau pasanganmu menikmati malam penuh cahaya dan cerita di Jurong Lake Gardens sebelum musimnya berakhir.

Jika kamu ingin bertanya mengenai tempat yang pernah kami kunjungi, silakan tanyakan kepada kami di Tiktok, Instagram, atau Twitter/X. Kami akan dengan senang hati menjawabnya ~
CERITA TERKAIT
TENTANG SYFA & GANJAR
Kami adalah pasangan suami istri yang sangat menyukai travelling dan kuliner. Di blog ini kami akan berbagi cerita mengenai perjalanan kami ketika mengunjungi berbagai tempat wisata serta mencicipi kelezatan dari berbagai jenis kuliner.

Selengkapnya tentang Syfa & Ganjar →
KOMENTAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Syfa & Ganjar
English Version
cross