
Sentosa Development Corporation (SDC) baru saja mengumumkan Greater Sentosa Master Plan (GSMP), sebuah rencana transformasi besar-besaran yang akan mengubah wajah Sentosa selama dua dekade ke depan.
Rencana ini menggabungkan Sentosa dengan Pulau Brani seluas 120 hektare, dan ditargetkan mampu menggandakan jumlah pengunjung dari yang selama ini tercatat lebih dari 16 juta orang per tahun.
Pengembangan akan dilakukan secara bertahap, dengan proyek-proyek pertama diperkirakan mulai rampung sejak awal 2030-an.
Menteri yang mengurus Hubungan Perdagangan, Grace Fu, menyebut rencana ini sebagai visi paling ambisius yang pernah dibuat untuk Sentosa, sekaligus upaya menjadikan pulau ini destinasi kelas dunia yang bisa terus dibanggakan warga Singapura.

Salah satu bagian paling menarik dari GSMP adalah kehadiran Imbiah Canopy, sebuah landmark baru yang akan berdiri di puncak Mount Imbiah. Di sini nantinya kamu bisa menikmati berbagai atraksi, tempat makan, area belanja, hingga ruang acara yang teduh.
Imbiah Canopy juga akan dilengkapi treetop skywalk yang menghubungkan area ini langsung ke Siloso Beach. Selain itu, ada juga Imbiah Lookout Walk, jalur canopy hutan tertutup yang menghubungkan Sensoryscape dengan Imbiah Lookout, sekaligus membuka akses ke berbagai trek jalan kaki di sekitar Sentosa.
Di sepanjang garis pantai, akan hadir Sensorium, atraksi baru yang dirancang sebagai ikon kawasan sekaligus tempat untuk berbagai aktivitas lifestyle dan indoor. Tempat ini juga akan berfungsi sebagai venue multifungsi untuk event dan festival, lengkap dengan ruang hijau yang dirancang untuk menjaga kenyamanan suhu pengunjung.

Tiga pantai andalan Sentosa, yaitu Siloso, Palawan, dan Tanjong, juga akan direvitalisasi total. Selain menghadirkan ruang acara baru, revitalisasi ini akan dibarengi dengan strategi perlindungan pesisir untuk mengantisipasi erosi dan kenaikan permukaan air laut.
Kamu juga bisa menantikan pengalaman baru seperti beach club, berbagai aktivitas pantai, dan floating boardwalk yang menghubungkan gugusan pulau kecil di sepanjang garis pantai Sentosa yang panjangnya mencapai 3 kilometer.
Pengalaman ini disebut islet-hopping, di mana kamu bisa menjelajahi pulau-pulau kecil tersebut sekaligus menikmati elemen alam dan perairan Sentosa dari dekat.

SDC juga menyoroti Brani West sebagai salah satu kawasan terbesar dalam rencana pengembangan atraksi baru di bawah GSMP. Saat ini SDC dikabarkan masih dalam tahap menjajaki kerja sama dengan berbagai mitra potensial untuk menghidupkan kawasan ini.

Untuk mendukung pertumbuhan jumlah pengunjung, GSMP juga akan menghadirkan Island Heart Transport Hub, gerbang utama yang menghubungkan Sentosa dengan Pulau Brani. Hub ini dirancang jadi titik kedatangan utama sekaligus tempat berkumpul sebelum pengunjung melanjutkan perjalanan ke berbagai penjuru pulau.
Selain itu, sistem transportasi baru bernama People Mover System juga direncanakan menggantikan Sentosa Express yang selama ini beroperasi, dengan kapasitas angkut yang lebih besar untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung di masa depan.
Opsi transportasi lain seperti water taxi dan jalur waterfront tambahan juga sedang dikaji, di samping Singapore Cable Car yang tetap beroperasi seperti biasa.
Resorts World Sentosa (RWS) turut mengambil bagian dalam transformasi ini lewat RWS 2.0. Salah satu proyek yang paling dinanti adalah Waterfront Lifestyle Development yang ditargetkan rampung pada 2030, lengkap dengan promenade, jalur "mountain trail", dan instalasi cahaya setinggi 88 meter.
Selain itu, Super Nintendo World di Universal Studios Singapore juga masuk dalam daftar atraksi baru yang bakal hadir di kawasan ini.
CEO RWS, Lee Shi Ruh, mengatakan bahwa GSMP akan memberi manfaat bagi Singapura secara keseluruhan lewat peningkatan jumlah pengunjung dan perluasan ragam atraksi wisata.
Menurutnya, kehadiran Greater Sentosa membuka peluang bagi RWS untuk bekerja lebih erat dengan Singapore Tourism Board dan mitra kawasan lainnya demi menghadirkan pengalaman yang lebih menyatu bagi pengunjung.
Kalau kamu ingin melihat langsung gambaran visual dari rencana ini, SDC sudah menggelar pameran keliling yang menampilkan konsep GSMP secara lebih detail.
Setelah tampil pertama kali di VivoCity pada awal Juli, pameran ini akan berlanjut ke Our Tampines Hub, Jurong Point, dan Waterway Point di Punggol sebelum akhirnya kembali ke Sentosa pada Oktober. Masuknya gratis di semua lokasi, jadi kamu bisa mampir kapan saja sambil menyampaikan masukan langsung ke SDC.
Meski baru akan terwujud bertahap mulai awal 2030-an, GSMP jelas jadi salah satu rencana pengembangan paling ambisius yang pernah dibuat untuk Sentosa. Kalau kamu sudah punya banyak kenangan di sana, siap-siap saja karena wajah Sentosa yang kamu kenal selama ini akan berubah jauh lebih besar dalam beberapa tahun mendatang.


