Syfa & Ganjar

Cross Island Line Fase 3 Diumumkan, Bakal Hubungkan Jurong Lake District sampai Gul Circle dengan 4 Stasiun Baru

Written by Syfa
 on 10/8/2026

Kabar baik buat kamu yang tinggal atau bekerja di kawasan barat Singapura. Pada 31 Juli 2026, LTA dan SLA mengumumkan titik akhir dari teka teki jalur Cross Island Line selama ini, yaitu bagaimana bentuk fase ketiganya (CRL3).

Jalur baru ini bakal menyambungkan Jurong Lake District sampai Gul Circle, melengkapi sisi barat dari jalur MRT yang sedang dibangun bertahap ini.

Pengumumannya sendiri disampaikan langsung oleh Menteri Transportasi Jeffrey Siow dalam acara di Singapore Rail Test Centre.

Rute dan Stasiun Baru

Credit: lta.gov.sg

CRL3 punya panjang sekitar 10 km dan akan memperluas jalur CRL ke arah barat, mulai dari stasiun CR19 di Jurong Lake District sampai CR23 di Gul Circle. Sepanjang rute ini, ada empat stasiun bawah tanah baru yang akan dibangun, yaitu CR20, CR21, CR22, dan CR23.

Dari keempat stasiun tersebut, dua di antaranya berfungsi sebagai stasiun interchange. Stasiun CR21 akan terhubung dengan Jurong Region Line di stasiun JS12, sementara CR23 akan tersambung ke East-West Line lewat stasiun Gul Circle yang sudah ada.

Kalau dilihat lebih detail, CR20 nantinya berada di Jalan Terusan, dekat Ayer Rajah Expressway, dan akan melayani kawasan Jurong Lake Gardens serta permukiman di ujung selatan Taman Jurong.

Sementara itu, CR21 yang bernama Jurong Pier akan jadi gerbang penting menuju Jurong Island lewat Jurong Island Checkpoint yang letaknya tidak jauh dari sana.

Manfaat buat Penumpang

Angka 50 menit ini yang bikin proyek CRL3 layak ditunggu. Itulah estimasi waktu yang bisa kamu hemat kalau nanti bepergian dari dan ke kawasan barat Singapura lewat jalur CRL, dibanding rute yang selama ini harus berpindah pindah moda transportasi.

Warga Taman Jurong dan pekerja di kawasan industri barat kemungkinan besar yang paling merasakan dampaknya, mengingat selama ini mereka masih bergantung pada kombinasi bus dan transfer antar jalur kalau mau ke titik lain di Singapura.

Depo Baru dan Pembebasan Lahan

Untuk mendukung operasional CRL3, akan dibangun depo CRL kedua seluas sekitar 23 hektare di bekas lokasi Raffles Country Club.

Depo ini nantinya digabung dengan depo bus bertingkat, sehingga bisa menampung fasilitas parkir, pengisian daya, dan perawatan bus umum sekaligus.

Untuk merealisasikan proyek ini, pemerintah perlu mengakuisisi tujuh properti industri secara penuh, sementara delapan properti lainnya diakuisisi sebagian.

Pembebasan sebagian ini sebagian besar memengaruhi fitur pendukung seperti jalur hijau dan pagar batas, bukan bangunan utama. SLA sudah mendaftarkan secara resmi proses akuisisi lahan yang terdampak ini.

Kapan Mulai Dibangun

Konstruksi CRL3 diperkirakan mulai berjalan pada 2027, dengan target pembukaan stasiun pada akhir 2030-an. Jadi buat kamu yang berencana pindah atau berinvestasi di kawasan barat Singapura, proyek ini bisa jadi pertimbangan jangka panjang meski memang belum akan terealisasi dalam waktu dekat.

Cross Island Line sendiri nantinya akan menjadi jalur MRT kedelapan dan terpanjang yang sepenuhnya berada di bawah tanah di Singapura, dengan total panjang sekitar 67 km ketika seluruh fase rampung.

Jalur ini akan menghubungkan kawasan timur, barat, dan timur laut, sekaligus menyambungkan pusat-pusat penting seperti Changi, Punggol Digital District, Jurong Lake District, dan Tuas.

Jika kamu ingin bertanya mengenai tempat yang pernah kami kunjungi, silakan tanyakan kepada kami di Tiktok, Instagram, atau Twitter/X. Kami akan dengan senang hati menjawabnya ~
CERITA TERKAIT
TENTANG SYFA & GANJAR
Kami adalah pasangan suami istri yang sangat menyukai travelling dan kuliner. Di blog ini kami akan berbagi cerita mengenai perjalanan kami ketika mengunjungi berbagai tempat wisata serta mencicipi kelezatan dari berbagai jenis kuliner.

Selengkapnya tentang Syfa & Ganjar →
KOMENTAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Syfa & Ganjar
English Version
cross