
Kabar baik buat kamu yang sering bolak-balik ke Bandara Changi naik bus umum. Land Transport Authority (LTA) mengumumkan pada 22 Juli 2026 bahwa 12 unit Bus 36 single-deck akan dipasangi rak koper tiga tingkat mulai 2027. Rencananya, pemasangan rampung pada kuartal kedua tahun tersebut.
Keputusan ini datang setelah uji coba selama tiga bulan yang digelar LTA dari Agustus hingga November 2025. Selama masa uji coba itu, satu unit Bus 36 dipasangi rak koper untuk melihat seberapa besar manfaatnya bagi penumpang yang membawa banyak barang.
LTA memilih rute 36 karena alasan yang cukup masuk akal. Bus ini merupakan satu-satunya layanan bus langsung yang menghubungkan Bandara Changi dengan pusat kota, jadi wajar kalau jumlah penumpang yang membawa koper di sini jauh lebih banyak dibanding rute lain.
Dioperasikan oleh Go-Ahead Singapore, Bus 36 melayani perjalanan dari Bandara Changi menuju Orchard Road dan sebaliknya. Sepanjang rute, bus ini melintasi sejumlah titik penting seperti Parkway Parade, Suntec City, Singapore Management University, sampai Four Seasons Hotel, sehingga banyak dipakai wisatawan yang menginap di hotel-hotel kawasan kota.
Kalau kamu penasaran kenapa baru sekarang LTA menghadirkan fasilitas ini, jawabannya ada pada hasil uji coba yang ternyata cukup menjanjikan. Sebanyak 60 persen penumpang yang disurvei mengaku pernah menggunakan rak koper tersebut selama masa trial, dan mayoritas merasa terbantu karena koper mereka jadi tidak lagi menghalangi lorong atau area prioritas di dalam bus.

Rak koper ini dirancang dengan tiga tingkat dan mampu menampung hingga enam koper besar sekaligus. Bagian atas dan tengah punya platform miring supaya koper tidak mudah bergeser, sementara bagian bawah dilengkapi palang horizontal yang bisa digerakkan untuk mencegah koper menggelinding.
Tak berhenti di situ, lantai bagian bawah rak juga dilapisi material anti-slip dan diberi anti-roll hump alias gundukan kecil penahan, jadi koper kamu bakal tetap di tempatnya meski bus sedang melaju atau mengerem mendadak.
Yang menarik, LTA memastikan ruang untuk kursi roda tetap tersedia di semua unit bus, termasuk yang sudah dipasangi rak koper. Ke-12 bus ini nantinya akan dijalankan secara berselang-seling, sehingga setiap bus kedua yang lewat akan dilengkapi rak koper. Dengan begitu, kebutuhan penumpang bandara dan penumpang yang memerlukan ruang kursi roda bisa tetap terakomodasi bersamaan.
Satu hal yang perlu kamu tahu, tidak ada perubahan tarif untuk naik bus dengan rak koper ini. Jadi kamu tetap bayar seperti biasa, hanya saja perjalanan jadi jauh lebih nyaman karena tidak perlu lagi memangku koper atau berdiri sambil menjaga barang bawaan.
Sebelum kabar baik ini muncul, sempat beredar video di media sosial yang memperlihatkan tumpukan koper memenuhi area prioritas di Bus 36, bahkan sampai menghalangi kursi prioritas dan ruang kursi roda. Banyak netizen mempertanyakan kenapa bus menuju bandara ini belum punya fasilitas khusus untuk koper, padahal kondisi seperti itu sudah lama terjadi.
Dengan hadirnya rak koper permanen di 12 unit bus ini, masalah tersebut diharapkan bisa berkurang signifikan. LTA sendiri menyebutkan bahwa untuk saat ini belum ada rencana memperluas fasilitas serupa ke tujuh rute bus lain yang juga melayani Bandara Changi, karena rute-rute tersebut lebih banyak melayani warga di kawasan permukiman dengan kebutuhan mobilitas yang lebih beragam.
Kalau kamu termasuk yang sering naik transportasi umum ke Changi demi menghemat ongkos taksi atau ride-hailing, ini saat yang tepat untuk mulai memperhatikan jadwal kedatangan Bus 36. Mulai 2027, perjalananmu ke bandara bisa jadi jauh lebih lega tanpa harus berebut tempat untuk koper.


